Pengukuran Nyeri | Dhita Prianthara Blog Pengukuran Nyeri | Dhita Prianthara Blog| software | games | download | PS1 | Free

28 May 2012

Pengukuran Nyeri

PAIN
Definisi nyeri secara umum adalah suatu rasa yang tidak nyaman baik ringan maupun berat atau suatu sensori yang tidak menyenangkan dari suatu pengalaman emosional yang di sertai kerusakan jaringan secara aktual / potensial.
  • Adapun definisi nyeri dari beberapa lembaga ataupun para ahli sebagai berikut :
-          Menurut Tamsuri – 2007 , nyeri didefinisikan sebagai suatu keadaan yang mempengaruhi seseorang dan ekstensinya diketahui bila seseorang pernah mengalaminya.
-          Menurut International Association for Study of Pain (IASP), nyeri adalah sensori subyektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang didapat terkait kerusakan jaringan actual maupun potensi atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan.
-          Menurut Engel – 1970, nyeri suatu dasar ketidaknyamanan yang berhubungan dengan tubuh dimanifestasikan sebagi penderita yang diakibatkan oleh persepsi jiwa yang nyata, ancaman atau frustasi luka.
-          Nyeri adalah apa yang dikatakan oleh orang yang mengalami nyeri dan bila yang mengalaminya menyatakan rasa itu ada. Definisi ini tidak berarti bahwa anak harus mengatakan bila sakit. Nyeri dapat diekspresiakan melalui menangis, pengutaraan, atau isyarat perilaku (Mc Caffrey & Beebe, 1989 dikutip dari Betz & Sowden, 2002).
v  Mekanisme nyeri adalah sebagi berikut : rangsangan diterima oleh reseptor nyeri kemudian di ubah dalam bentuk impuls yang dihantarkan ke pusat nyeri di korteks otak. Setelah diproses dipusat nyeri impuls dikembalikan ke perifer dalam bentuk persepsi nyeri.
v  Rangsangan yang diterima oleh reseptor nyeri dapat berasal dari berbagai faktor dan dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu :
1.      Rangsangan Mekanik : nyeri yang disebabkan karena pengaruh mekanik seperti tekanan, tusukan jarum, irisan pisau, dan lain – lain.
1.                2.  Rangsangan Termal : nyeri yang disebabkan karena pengaruh suhu. Rata –rata manusia akan    merasakan nyeri jika menerima panas diatas 45 darjat celcius, dimana mulai pada suhu tersebut jaringan akan mengalami kerusakan.
2.                    3. Rangsangan Kimia : jaringan yang mengalami kerusakan akan membebaskan zat yang disebut  mediator yang dapat berikatan dengan reseptor nyeri anatra lain : bradikinin, serotonin, histamin, asetilkolin dan prostaglandin. Bradikinin merupakan zat yang paling berperan dalam menimbulkan nyeri karena kerusakan jaringan. Zat kimia yang berperan dalam menimbulkan nyeri adalah asam, enzim proteolitik, zat P dan ion K+ (ion K positif)

v  Sifat Nyeri
Nyeri merupakan suatu kondisi yang lebih dari sekedar sensasi tunggal yang disebabkan oleh stimulus tertentu. Nyeri memiliki beberapa sifat, antara lain (Mahon,1994; dalam Potter & Perry,2005:1503) :
  1. Subjektif, sangat individual.
  2. Stimulus nyeri dapat berupa stimulus yang bersifat fisik dan/atau mental, sedangkan kerusakan dapat terjadi pada jaringan aktual atau pada fungsi ego seorang individu.
  3. Tidak menyenangkan.
  4. Merupakan suatu kekuatan yang mendominasi.
  5. Tidak berkesudahan.
  6. Melelahkan dan menuntut energi seseorang.
  7. Dapat mengganggu hubungan personal dan mempengaruhi makna kehidupan.
  8. Tidak dapat diukur secara objektif, seperti dengan menggunakan sinar X atau pemeriksaan darah.
  9. Mengarah pada penyebab ketidakmampuan. 
Baca selengkapnya disini : Download Now




Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar sobat di bawah ini!
Komentar sobat akan sangat bermanfaat bagi kemajuan blog ini! :D Jangan lupa follow blog ini juga ;)
Mohon untuk tidak menggunakan nama ANONIM!
No SPAM !!!

Template by : dhitaprianthara Copyright@2012